Main Article Content

Abstract

This study aims to compare the financial performance of Rural Banks (BPR) and Islamic Financing Banks (BPRS) in Central Java during the Covid-19 Pandemic based on aspects of capital, productive asset quality, profitability, and liquidity. This research uses descriptive quantitative method. The sample was selected using a purposive sampling method obtained 73 research samples in the quarterly period March, June, and September. Data analysis used the Mann Whitney Test which was processed through the SPSS program. The results showed that: (1) There is a significant difference between the financial performance of BPR and BPRS based on the capital aspect as measured by the KPMM ratio; (2) There is a significant difference between the financial performance of BPR and BPRS based on the quality aspect of earning assets as measured by the NPL/ NPF ratio; (3) There is a significant difference between the financial performance of BPR and BPRS based on the profitability aspect as measured by the ROA ratio, but there is no significant difference between the financial performance of BPR and BPRS based on the profitability aspect when measured by the BOPO ratio; (4) There is a significant difference between the financial performance of BPR and BPRS based on the liquidity aspect as measured by the ratio of LDR / FDR and CR. In general, the financial performance of BPR was better than those of BPRS in Central Java during the Covid-19 Pandemic.

Keywords

Financial Performance BPR BPRS Capital Earning Asset Quality Profitability Liquidity

Article Details

How to Cite
Raharjo, T. H., Prasetyo, I., & Kristina, L. (2021). Perbandingan Kinerja Keuangan BPR dan BPRS di Jawa Tengah Selama Pandemi Covid-19. Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, Dan Akuntansi, 13(2), 233-250. https://doi.org/10.24905/permana.v13i2.168

References

  1. Abustan. (2009). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syari’ah dengan Bank Konvensional. Skripsi. Jakarta: Universitas Gunadarma.
  2. Agatha, R. C. & Priana, W. (2020). Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Suku Bunga Kredit Konsumsi terhadap Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank BTN”. OECONOMICUS Journal of Economics, 4(2), 89 – 103.
  3. Albanjari, F. R. (2020). Implementasi Kebijakan Peraturan Ototritas Jasa Keuangan (POJK) No.11/POJK.03/2020 dalam Menenkan Non Performing Financing (NPF) pada Perbankan Syariah. Jurnal Eksyar, 7(1), 24-36. Diperoleh dari https://ejournal.staim-tulungagung.ac.id/index.php/eksyar.
  4. Alicondro, Y. Y. & Pangestuti, I. R. D. (2015). Analisis Pengaruh Pertumbuhan GDP, Tingkat Suku Bunga, Pertumbuhan Ekspor, Pertumbuhan Kredit dan BOPO terhadap Non Performing Loan pada Bank Umum di Indonesia Tahun 2010 – 2014”. Diponegoro Journal of Management, 4(1), 1 – 12.
  5. Almira, N. P. A. K. & Wiagustini, N. L. P. (2020). Return on Asset, Return on Equity, dan Earning Per Share Berpengaruh Terhadap Return Saham. E-Jurnal Manajemen, 9(3), 1069 – 1088.
  6. Amin, M. A. N. (2020). Apakah Stock Split Memberikan Keuntungan Tidak Normal ? PERMANA, 12(1), 9–17. https://doi.org/https://doi.org/10.24905/permana.v12i1.90
  7. Amin, M. A. N., & Irawan, B. P. (2021). Apakah Buyback Stock dapat memberikan Keuntungan Tidak Normal saat Pandemi ? PERMANA, 13(1), 46–59. https://doi.org/https://doi.org/10.24905/permana.v13i1.159
  8. Amin, M. A. N., & Ramdhani, D. (2017). ANALYSIS OF ABNORMAL RETURN, STOCK RETURN AND STOCK LIQUIDITY BEFORE AND AFTER BUYBACK SHARE: CASE STUDY OF COMPANIES LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE IN PERIOD OF 2011-2015. Rjoas, 11(November), 312–323. https://doi.org/https://doi.org/10.18551/rjoas.2017-11.37
  9. Ananto, R. D. (2013). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah dengan Bank Konvensional (Bank Syariah Mandiri dengan Bank UOB Buana Periode 2007 – 2011). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 1(2), 1-17. Diperoleh dari https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/727.
  10. Anggraini. (2012). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah dan Bank Konvensional. Skripsi. Makassar: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
  11. Apriada, K. (2013). Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan pada Nilai Perusahaan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 4(2), 358-372.
  12. Ardyana, V. (2017). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan pada Bank Syariah dan Konvensional. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen.
  13. Arinta, Y. N. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan antara Bank Syariah dan Bank Konvensional (Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri dan Bank Mandiri). Jurnal Muqtasid, 7(1), 119 – 140. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v7i1.119-140.
  14. Buchori, et al. (2004). Kajian Kinerja Industri BPRS di Indonesia. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 5(4), 65-123. https://doi.org/10.21098/bemp.v5i4.318
  15. Faisol, A. (2007). Analisis Kinerja Keuangan Bank pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Jurnal Bisnis & Manajemen, 3(2), 129 – 170.
  16. Iswandari, M. & Anan, E. (2015). Kinerja Keuangan Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 11(1), 31 – 45. Diperoleh dari https://www.researchgate.net/publication/344415965.
  17. Kasmir. (2012). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  18. Liora, et al. (2014). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Bank Syariah yang Terdaftar di Bank Indonesia. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 1(2), 1-15.
  19. Muchlish, A. & Umardani, D. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah dan Bank Konvensional di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa, 9(1), 129 – 156. http://dx.doi.org/10.25105/jmpj.v9i1.1438.
  20. Mufidha, M. & Isfenti, S. (2013). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Antara Perbankan Syariah dengan Perbankan Umum Devisa Nasional di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Media Informasi Manajemen, 1(2), 1 – 16. Diperoleh dari https://jurnal.usu.ac.id/index.php/jmim/article/view/2298/pdf.
  21. Muwardi, N., A. (2010). Pengaruh Kandungan Informasi Laporan Keuangan Terhadap Abnormal Return Perusahaan yang Termasuk Dalam Jakarta Islamic Indexs (JII) Tahun 2014 – 2017. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  22. Nugraha, D. A. (2014). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah dengan Bank Konvensional (Studi Kasus pada PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank Central Asia. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen.
  23. Nurcahyani, et al. (2017). Analisis Perbedaan Tingkat Likuiditas BPR Konvensional dan BPR Syariah Guna Mengetahui Tingkat Kesehatan Keuangan (Studi pada BPR di Kabupaten Magelang). Prosiding The 9th FIPA: Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi. Madiun: Universitas PGRI Madiun.
  24. Olparika, M. & Kristianto, D. (2015). Analisis Perbandingan Tingkat Kesehatan dan Kinerja Keuangan PT BPR Sukadana dengan PT BPR Syariah Dana Mulia Surkarta Menggunakan Metode CAMEL. Jurnal Akuntansi dan Sistem Teknologi Informasi, 11(1), 17-24.
  25. Otoritas Jasa Keuangan. Laporan Profil Industri Perbankan Triwulan I 2020. Diakses pada tanggal 4 Januari 2021 dari www.ojk.go.id.
  26. Otoritas Jasa Keuangan. Laporan Profil Industri Perbankan Triwulan II 2020. Diakses pada tanggal 4 Januari 2021 dari www.ojk.go.id.
  27. Otoritas Jasa Keuangan. Laporan Profil Industri Perbankan Triwulan III 2020. Diakses pada tanggal 4 Januari 2021 dari www.ojk.go.id.
  28. Otoritas Jasa Keuangan. Statistik Perbankan Syariah Maret 2020. Diakses pada tanggal 5 Januari 2021 dari www.ojk.go.id.
  29. Otoritas Jasa Keuangan. Statistik Perbankan Syariah Oktober 2020. Diakses pada tanggal 5 Januari 2021 dari www.ojk.go.id.
  30. Peling, I. A. A. & Sedana, I. B. P. (2018). Pengaruh LDR, NPL, dan BOPO terhadap Profitabilitas pada PT. BPD Bali Periode Tahun 2009 – 2016. E-Jurnal Manajemen UNUD, 7(6), 2999-3026. https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2018.v7.i06.p6.
  31. Pribadi, I. S. (2013). Analisis Perbandingan Rasio Keuangan Bank Perkreditan Rakyat Konvensional dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah di Jawa Timur. Skripsi. Jember: Jurusan Akuntansi Universitas Jember.
  32. Rustiadi, M. (2014). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dengan Perbankan Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010 – 2012. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi.
  33. Sarasyanti, N. & Shofawati, A. (2018). Perbandingan Kinerja Keuangan BPRS dan BPR Konvensional di Surabaya. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 5(4), 290 – 304. http://dx.doi.org/10.20473/vol5iss20184pp291-306.
  34. Setyaningsih, A. & Utami, S. S. (2013). Analisa Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dengan Perbankan Konvensional. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 13(1), 100 – 105.
  35. Sukmana, R. & Febriyati, N. A. (2016). Islamic Banks vs Conventional Banks in Indonesia: An Analysis on Financial Performances. Jurnal Pengurusan Universiti Kebangsaan Malaysia, 47, 81 – 90. http://dx.doi.org/10.17576/pengurusan-2016-47-07.
  36. Syafrida & Hartati, R. (2020). Bersama Melawan Virus Covid 19 di Indonesia. Jurnal Sosial & Budaya Syar-i, 7(6), 495-508. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i6.15325.
  37. Taswan. (2010). Manajemen Perbankan: Konsep, Teknik, dan Aplikasi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  38. Tiwu, M. I. H. (2020). Pengaruh Pandemic Covid-19 Terhadap NPL Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia. Jurnal Akuntansi: Transparansi dan Akuntabilitas, 8(2), 79 – 87. Diperoleh dari https://ejurnal.undana.ac.id/JAK/article/view/2869.
  39. Wahyuni, M. & Efriza, R. E. (2017). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah dengan Bank Konvensional di Indonesia. International Journal of Social Science and Business, 1(2), 66 – 74. http://dx.doi.org/10.23887/ijssb.v1i2.10584.