Pengelolaan Limbah dan Penerapan Akuntansi Lingkungan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah dan penerapan akuntansi lingkungan pada industri tahu di wilayah Kecamatan Karawang Barat. Beberapa pabrik tahu di Kecamatan Karawang Barat telah memiliki beberapa metode untuk mencegah dan mengurangi limbah, seperti sistem pembuangan limbah padat berupa ampas tahu yang dijual dengan sistem kesepakatan antara dua belah pihak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tinjauan literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas industri tahu di Kecamatan Karawang Barat sudah melakukan pengelolaan limbah hasil produksi tahu yang berupa ampas di jadikan pakan ternak ataupun olahan bahan makanan seperti oncom. Sistem penjualan limbah dilakukan menggunakan jumlah karung yang sudah disepakati dengan pembeli. Sedangkan hasil penelitian mengenai penerapan akuntansi lingkungan, para pelaku usaha belum memahami konsep akuntansi lingkungan dalam pencatatan dan pelaporan laporan keuangan, belum juga menerapkan biaya lingkungan dalam laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK EMKM. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan sosialisasi mengenai akuntansi lingkungan bagi pelaku industri tahu di Kecamatan Karawang Barat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Licensed under
a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License
References
Al-Mighwar, M., Praditya, A., Ramdhan, F., Rizqia, S. H., & Sabila, S. A. (2025). Inovasi pengelolaan limbah untuk keberlanjutan ekonomi: Pakan sapi berbasis ampas tahu dan pupuk organik dari limbah sapi. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP), 2(2), 70–82.
Angelina, M., & Nursasi, E. (2021). Pengaruh penerapan green accounting dan kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Jurnal Manajemen Dirgantara, 14(2), 211–214.
Haryanto, A. T., & Hartono, B. (2021). Penerapan akuntansi lingkungan pada industri kecil dan menengah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(3), 529–543.
Hutabarat, R., & Riani, A. L. (2020). Green accounting dalam pengelolaan biaya lingkungan. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 21(1), 77–88.
Muhul, T. R., Celin, F. H., Kolin, A., & Lian, Y. P. (2025). Pengelolaan limbah dan penerapan akuntansi lingkungan pada pabrik tahu Industri Pink Jaya di Kota Kupang. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 8(1), 32–37.
Putri, N. A. H. A., Indraswari, A., Wulandari, Y., & Juniatmoko, R. (2022). Green accounting: Analisis penerapan green innovation pada pengelolaan limbah pabrik tahu di Kartasura. Jurnal Akuntansi dan Audit Syariah, 3(2), 196–214. https://doi.org/10.28918/jaais.v3i2.5964
Theresia, C., Wijaya, P. A., & Wibowo, M. E. (2022). Pengelolaan limbah industri untuk meningkatkan efisiensi produksi dan tanggung jawab sosial perusahaan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 13(1), 45–53.
Widodo, A., & Hermawan, A. (2022). Akuntansi lingkungan: Konsep dan implementasinya di sektor industri. Jurnal Akuntansi & Keuangan Indonesia, 19(2), 109–122.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.75/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 tentang Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (PSAK EMKM). Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.